Setiap ada pertemuan pasti akan ada pula perpisahan
Layaknya matahari yang selalu kutemui tiap pagi , ia mulai pergi diujung waktu yang mana muncul senja dengan beraneka warna di langit . Yang tenggelam lalu berganti dengan bulan yang menerangi
Aku berharap bisa menjadi cahayamu, agar mampu kutuntun kau agar mampu ku genggam kau bersamaku selalu .
Terkadang aku iri kepada cahaya, iri kepada angin, iri kepada alam yang mampu bersamamu setiap waktu . Sedang aku, tak tentu bersamamu .
Aku lelah bilamana harus menunggumu selalu .
Tapi aku suka dengan lelah ini , karena lelah ini masih untukmu .
Aku rindu
Aku takut rinduku semakin egois
Aku takut tak mampu kendalikan ini
Tapi aku percaya kamu akan selalu kembali .
Kembali untukku






0 comments:
Post a Comment