When I Miss u ....
Aku rindu. Aku harap kamu juga merindu hal yg sama denganku. Semoga kamu masih mengingat bagaimana caraku menuturkan setiap kata yg saat itu sangat mudah untuk ku katakan, karna saat itu aku dan kamu masih menjadi kita.
Kamu ingat ketika aku diam diam memandangmu dari kejauhan dan akhirnya kamu menyadari bahwa aku memperhatikanmu? Dan kita berakhir dengan senyum. Ketika aku sibuk mencari sosokmu namun ternyata kamu ada di sampingku dan seketika itu kamu menggenggam tanganku? Betapa merahnya pipiku waktu itu
Aku masih sangat ingat. Saat hujan turun kamu terus melajukan motormu dan aku semakin mempererat pelukanku. Kamu tidak pernah tau berapa kali senyumanku yg terbentuk karena hal itu.
Mungkin kamu tidak pernah tau. Betapa gelisahnya aku yang menunggu kabarmu. Berulang kali aku membuka hp namun tak ada pemberitahuan apapun darimu. Aku mulai berfikir setega itukah kamu?
Aku terlambat menyadari bahwa kita sama sama sudah mulai dewasa. Kita sudah memiliki kesibukan masing masing. Maafkan aku yg terlalu kekanak kanakan karna selalu berharap km ada untukku.
Saat aku berharap km datang membawakanku segelas teh hangat, namun km tak kunjung datang, aku menangis.
Dan separuh dariku sadar bahwa sudah tidak ada kita sejak lama. Sejak km memutuskan agar aku dan km berjuang sendiri sendiri sebelum akhirnya kita bersatu lagi diujung jalan itu.
Namun, hatiku tidak menyadarinya. Hatiku tetap kamu. Maafkan aku, aku rindu kamu, rindu kita.
-MN